Salah satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan kepada saya adalah:
“Pak, kalau ikut bisnis BIMA, sebenarnya penghasilannya dari mana?”
Pertanyaan ini menurut saya sangat wajar.
Apalagi kalau sebelumnya Anda pernah mendapatkan penjelasan tentang bisnis network marketing yang lebih banyak membicarakan bonus, penghasilan besar, atau jumlah anggota jaringan.
Karena itu, saya lebih suka menjelaskannya mulai dari hal yang paling sederhana: sebenarnya kita ini menjalankan usaha apa?
Kita Menjadi Distributor atau Agen Produk BIMA
Ketika pertama kali mengenal bisnis BIMA melalui DSS BisnisDiRumah, kita memang bisa membuat akun gratis terlebih dahulu untuk belajar.
Tetapi membuat akun DSS gratis belum berarti menjadi member resmi BIMA.
Kalau setelah mempelajari bisnisnya kita memutuskan untuk bergabung dan menjadi member resmi, pada dasarnya kita akan menjadi distributor atau agen produk BIMA Indonesia.
Untuk bergabung, kita mengambil Paket Join BIMA senilai:
Rp3.650.000
Kita mendapatkan produk sesuai paket yang berlaku dan mendapatkan harga member, yang lebih rendah dibandingkan harga konsumen.
Dari sinilah sumber penghasilan pertama menjadi sangat mudah dipahami.
1. Mendapatkan Keuntungan dari Penjualan Produk
Sebagai member, kita dapat membeli produk BIMA dengan harga member.
Kemudian produk tersebut dapat kita jual kepada konsumen dengan harga konsumen.
Selisih antara harga member dan harga konsumen itulah keuntungan penjualan kita.
Sederhana, bukan? 😀
Jadi ada produk nyata yang kita peroleh, kemudian produk tersebut dapat kita pasarkan kepada konsumen.
Kita tidak harus hanya menjalankan penjualan produk. Sebagai member resmi, kita juga dapat menjalankan peluang usaha BIMA.
Dari sinilah muncul sumber penghasilan yang kedua.
2. Mendapatkan Bonus dari Perusahaan
Misalnya saya mengenalkan bisnis BIMA kepada seseorang.
Orang tersebut mempelajari bisnisnya, kemudian memutuskan sendiri untuk bergabung dan mengambil Paket Join BIMA.
Apakah uang Paket Join tersebut diberikan kepada saya?
Tidak.
Dia bergabung sebagai member BIMA dan mengambil paket sesuai ketentuan perusahaan, sama seperti ketika saya dahulu bergabung.
Bedanya, dalam sistem perusahaan tercatat bahwa saya adalah sponsornya.
Karena saya telah memperkenalkan bisnis BIMA dan terjadi aktivitas bisnis dalam jaringan saya, perusahaan dapat memberikan bonus kepada saya sesuai dengan Marketing Plan BIMA dan ketentuan yang berlaku.
Jadi bonus tersebut berasal dari perusahaan, bukan karena orang yang saya ajak menyerahkan uangnya kepada saya.
Jadi Ada Dua Sumber Penghasilan
Kalau disederhanakan, sumber penghasilan dalam bisnis BIMA dapat dipahami melalui dua jalur:
Pertama, keuntungan penjualan produk.
Kita membeli produk dengan harga member dan dapat menjualnya dengan harga konsumen.
Kedua, bonus dari perusahaan.
Ketika kita menjalankan peluang usahanya dan membangun jaringan, perusahaan menghitung dan memberikan bonus berdasarkan aktivitas yang memenuhi ketentuan dalam Marketing Plan BIMA.
Karena jaringan dapat berkembang, hasil dari jalur kedua ini tidak hanya bergantung pada satu kali penjualan atau satu orang yang bergabung. Di sinilah konsep Faktor Kali mulai bekerja.
Tetapi tentu saja, besarnya hasil setiap orang dapat berbeda. Itu bergantung pada aktivitas bisnis, perkembangan jaringan, penjualan, serta ketentuan Marketing Plan yang berlaku.
Apakah Berarti Bisnisnya Hanya Mengajak Orang Bergabung?
Menurut saya, tidak tepat kalau bisnis ini dipahami sekadar sebagai kegiatan “mengajak orang join”.
Ketika saya mengajak seseorang mengenal BIMA, sebenarnya saya sedang mengabarkan bahwa dia juga mempunyai kesempatan untuk menjadi distributor atau agen produk BIMA dan menjalankan peluang usaha yang sama.
Dia bebas mempelajarinya terlebih dahulu dan memutuskan apakah peluang tersebut cocok baginya atau tidak.
Karena itu saya lebih senang kalau seseorang memahami dulu bisnisnya sebelum mengambil keputusan.
Kalau Masih Ragu, Pelajari Dulu
Saya sendiri tidak berharap seseorang bergabung hanya karena mendengar cerita tentang bonus.
Pahami produknya. Pelajari cara kerjanya. Lihat Marketing Plan-nya. Pahami dari mana penghasilannya.
Setelah itu barulah putuskan sendiri apakah bisnis ini masuk akal dan cocok untuk Anda.
Untuk itulah tersedia DSS BisnisDiRumah, tempat Anda dapat mempelajari bisnis BIMA terlebih dahulu.
Membuat akun DSS untuk belajar tidak dipungut biaya.
Setelah itu Anda bisa langsung LOGIN di DSS tersebut dan langsung menonton Webinar tentang Produk Bima, Marketing Plan BIMA. Anda akan dipandu selangkah demai selangkah
Ketika sudah tiba saatnya Anda memutuskan untuk menjadi Member Premium maka Website DSS tersebut pun dapat Anda gunakan untuk menjalankan bisnis Bima ini seperti saya menggunakannya.
Salam Hangat
Mufli Abe (FaktorKali.com)