Halaman ini sebenarnya saya siapkan terutama untuk Anda yang sudah menjadi member resmi Bima Indonesia atau member premium DSS.
Tetapi saya sengaja membukanya untuk umum. π
Jadi kalau Anda belum menjadi member, silakan ikut mengintip.
Di halaman ini saya akan berbagi beberapa hal yang saya kerjakan dalam menjalankan bisnis Bima Indonesia, terutama dengan memanfaatkan internet dan berbagai alat digital yang sekarang semakin mudah digunakan.
Ini Bukan Pengganti DSS
Halaman ini bukan tempat untuk menggantikan pembelajaran yang sudah tersedia di DSS.
Justru untuk belajar lebih lengkap dan sistematis, saya tetap menyarankan Anda mengikuti materi yang tersedia di DSS.
Anggap halaman ini sebagai catatan praktik saya sendiri.
Apa yang saya kerjakan, apa yang sedang saya coba, dan beberapa hal sederhana yang mungkin juga bisa Anda lakukan.
Tidak Perlu Melakukan Semuanya
Saya sudah cukup lama berkecimpung di internet. Karena itu, mungkin ada beberapa hal yang saya kerjakan yang terasa terlalu banyak apabila semuanya harus ditiru.
Tidak perlu. π
Duplikasi bukan berarti harus meniru semua yang saya kerjakan.
Ambil bagian yang paling sederhana. Kerjakan. Setelah mulai terbiasa, tambahkan sedikit demi sedikit.
Itulah salah satu cara saya memahami Faktor Kali.
1. Mulailah dari Facebook yang Sudah Anda Miliki
Anda tidak harus membuat banyak Page Facebook.
Mulailah dari akun Facebook yang sudah Anda gunakan. Kalau diperlukan, buat satu Page untuk membantu membangun tema atau branding tertentu.
Belajarlah membuat postingan sederhana secara rutin.
Tidak harus selalu bicara tentang bisnis.
Bagikan pengalaman, aktivitas, pembelajaran, produk yang sedang Anda gunakan, atau sesuatu yang memang bermanfaat bagi orang lain.
Tujuannya sederhana: hadir secara konsisten dan membangun kepercayaan.
2. Manfaatkan Status WhatsApp
Ini salah satu yang paling mudah dilakukan.
Hampir setiap orang yang menggunakan WhatsApp sudah mengenal Status WA.
Anda bisa menggunakannya untuk berbagi aktivitas, pengalaman menggunakan produk, informasi, pembelajaran, atau sekadar cerita ringan tentang apa yang sedang Anda kerjakan.
Tidak harus selalu menawarkan sesuatu.
Biarkan orang mengenal aktivitas kita terlebih dahulu.
Ketika suatu saat mereka bertanya, percakapan bisa dimulai dengan jauh lebih alami.
3. Gunakan DSS sebagai Pusat Pembelajaran
Kalau Anda sudah mempunyai DSS, jangan hanya memilikinya.
Pelajari dan gunakan.
Semakin kita memahami DSS, semakin mudah pula kita mengarahkannya kepada orang lain.
Kita tidak harus menjelaskan semuanya sendiri.
Ada materi yang sudah dipersiapkan secara lebih lengkap di DSS. Manfaatkan sistem tersebut sebagai bagian dari pekerjaan kita.
Bagi saya, teknologi seharusnya membuat pekerjaan menjadi lebih ringan dan lebih mudah diduplikasi.
4. Belajar Membuat Konten Sederhana
Konten tidak harus berupa video yang rumit.
Satu foto bisa menjadi konten.
Video pendek dari HP bisa menjadi konten.
Pengalaman menggunakan produk bisa menjadi bahan cerita.
Apa yang baru saja Anda pelajari juga bisa dibagikan kembali dengan bahasa Anda sendiri.
Mulailah dari apa yang tersedia di sekitar kita.
Yang penting bukan terlihat paling hebat, tetapi terus belajar dan terus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
5. Gunakan AI sebagai Asisten
Sekarang kita hidup pada masa ketika teknologi AI semakin mudah digunakan.
AI bisa membantu mencari ide, merapikan tulisan, membuat beberapa alternatif judul, menyederhanakan penjelasan, bahkan membantu kita belajar hal-hal baru.
Anda tidak harus menjadi ahli teknologi.
Mulailah dari hal sederhana.
Misalnya Anda mempunyai ide untuk Status WhatsApp tetapi bingung merangkai kalimatnya. Tuliskan ide tersebut kepada AI dan minta dibantu merapikannya.
Sedikit demi sedikit Anda akan menemukan cara menggunakan AI yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.
6. Jangan Merasa Harus Punya Website
Saya menggunakan website Faktor Kali karena memang sesuai dengan aktivitas dan pengalaman saya.
Tetapi Anda tidak harus mempunyai website sendiri untuk mulai menjalankan bisnis secara online.
Facebook, WhatsApp, DSS, dan alat digital yang sudah tersedia sebenarnya sudah sangat banyak.
Gunakan dahulu apa yang paling mudah.
Nanti, kalau kebutuhan berkembang, kita bisa belajar hal berikutnya.
Mulai dari Satu, Kemudian Beri Faktor Kali
Kalau hari ini Anda baru mampu membuat satu Status WhatsApp, buatlah satu.
Kalau baru mampu membuat satu postingan Facebook, mulailah dari satu.
Kalau baru belajar menggunakan DSS, pelajari satu bagian terlebih dahulu.
Jangan menunggu semuanya sempurna.
Karena sesuatu yang kecil tetapi benar-benar dikerjakan bisa menghasilkan pengalaman. Dari pengalaman kita belajar. Dari pembelajaran kita memperbaiki cara kerja.
Kemudian perlahan-lahan kita memberikan Faktor Kali.
Untuk Anda yang Belum Menjadi Member
Kalau Anda membaca sampai bagian ini padahal belum menjadi member premium DSS atau belum menjadi member resmi Bima Indonesia, tidak apa-apa. π
Memang halaman ini saya buka agar Anda juga boleh melihat sedikit apa yang kami kerjakan.
Tidak ada keharusan untuk mengikuti semuanya.
Silakan pelajari terlebih dahulu.
Lihat cara kerjanya, kenali produknya, pelajari sistemnya, dan gunakan informasi yang tersedia untuk mempertimbangkannya dengan tenang.
Sedangkan bagi Anda yang sudah menjadi member:
Kita tidak perlu langsung melakukan banyak hal.
Mulai dari yang sederhana, terus belajar, manfaatkan DSS, gunakan teknologi yang tersedia, lalu tambahkan Faktor Kali sedikit demi sedikit.
Santai, tetapi terus berjalan. π
Lanjut Belajar di DSS
Kalau Anda belum mempunyai akun DSS, silakan buat akun gratis terlebih dahulu. Dengan akun tersebut Anda sudah bisa mulai mengenal sistem dan mempelajari informasi yang tersedia.
Sedangkan bagi Anda yang sudah mempunyai akun DSS, tinggal login dan lanjutkan pembelajaran Anda di sana.
β LOGIN DSS
Mulai dari yang sederhana, pelajari, praktikkan, lalu beri Faktor Kali. π